terkadang harus malu saat orang lain bertanya kuliah d mana.. dengan sangat terpaksa harus menjawab kuliah d sini dan d situ.. mungkin terdengar WAW atau harus baca YA SIIIIIIN ketika mendengarnya.. sering ditanggapi positif seperti: "wah keren ya" atau "lelah banget tu kuliah, tp yakin bisa kq".. dan ketika ada yang bertanya: "sanggup tu? gimana d atur?" dengan sangat terpaksa harus menjawab: "insya Allah sanggup dan bisa d atur" atau menjawab: "susah banget" dan menerima tanggapan2 negatif yg semakin melunturkan semangat dalam kuliah ini.. mengingat setelah tiga semester kuliah plus semester pendek, indeks prestasi belum pernah melewati angka tiga koma.. sedangkan nilai A belum pernah menyambangi KRS tapi nilai D sudah mulai terkoleksi d salah satu jurusan yang telah ditekuni.. memang bnyak yg mengakui jurusan ini memang sulit dan memperoleh nilai sedikit sangat wajar.. namun, d jurusan satunya lagi, indesk prestasi pun biasa2 saja.. padahal mungkin jika hanya kuliah d jurusan terfavorit sebuah intsitusi pendididikan islam tertinggi dan tertua d Aceh ini mampu menembus tiga koma lima keatas..
namun, mirisnya di tengah kesibukan kuliah yg bukan lagi segudang, tp sudah sekargo2 dan hampir memenuhi pelabuhan ini, membantu bnyak organisasi dan bnyak meluangkan waktu dalam agenda2 dakwah ternyata lebih membuat kuliah ini semakin berhimpit.. hinggap pesan2 singkat untuk mengahadiri agenda ini dan itu.. belum lagi ada rapat ini rapat itu membuat diri yg sok2 aktifis ini susah untuk menghindari hal2 seperti ini. krna saya yakin membantu atau menghadiri agenda dakwah tentu punya pahala yg besar tentunya da tidak akan sia2.
bahkan seorang pernah memberi saya amanah, stengah memaksa sih dan sulit untuk menolak.. dengan entang beliau berkata "amanah itu diberikan pada org2 yg sibuk, karna tanpa nya kita akan disibukkan dengan maksiat".. perkataan beliau benar adanya.. dan ada seorang amir yg jika butuh bantuan segera bertanya "di mana mukhlas? bantu abng bntar bisa".. saya tipikal orang yang sulit menolak untuk membantu.. tp saya juga bukan superhero..
namun, setelah menulis ini saya akan mncoba selektif.. saya akan menarik diri dari segala sesuatu yg tidak selesai saya akhiri ini.. memperbaiki apa yg seharusnya diperbaiki.. karena bergabung bersama orang2 baik, tidak mebuat saya kunjung baik.. malah mempengaruhi orang2 d sekitar saya menjadi tidak baik..
sedih memang meninggalkan apa yang telah saya yakini benar selama sepuluh tahun (separuh hidup saya) ini.. berjumpa dengan orang2 baik dan memberi manfaat yg sangat besar bagi hidup saya.. bukan saya tidak percaya dengan dalil ini:
“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedu dukanmu.” (QS. Muhammad : 7)
tp saya akan terus menolong agama ini dengan cara saya dan porsi saya..
selamat tinggal saudara.. teruskan langkahmu.. karna aku tak pernah menghalangi langkahmu..



05.06
mukhlassyah
1 komentar:
hei pujangga (baru nemu blog ini, he)
antum adalah salah satu orang yg menginspirasi ane,
walaupun selama dlm komunikasi ada keisengan2 yg klw d ingat kembali malah bikin ngikik sendiri, hehe
teruskan langkahmu, jangan jadikan dunia & seisinya ini menghalangi langkahmu...
teruskan... teruskan... terusakan...
ane dan mungkin bnyak orang2 yg kenal & dekat dengan antum pasti percaya antum bisa menjalani semua ini.
terus berjuang, kawan
semoga Allah berkenan mengiringi langkahmu...
semangat!!!
Hamasah Never End!!!!!!!! ^.^
Posting Komentar